Boo

Friday, 29 April 2011

berteman sepi

lena ku menari mencoretkan
sebuah puisi kelukaan
gurindam jiwa cinta dan air mata
di kamar ahati ini
masih ada sembunyi
kengangan yang x mampu
ku lemparkan jauh

lena ku menari melakarkan
gambar kesayuan masa silam
tentang bersulam di ruangan kerinduan
berkaca jernih ingatanku
biarpun dikau telah jauh
dari pandanganku

manisnya pertemuan
pahitnya perpisahan
segala kini tidak dapat untukku bahasakan
semua kini kaku
tiada lagi merdu
setiap madah baris kata
bukannya lagi buatmu

kini berteman sepi
kini aku sendiri
suka dan duka
dalam meniti gelombang kembara panjang

jauh melangkah pergi
tidak menoleh lagi
kenangan silamku tinggal tertulis
kini didalam sebuah puisi

No comments:

Post a Comment